Paceklik Gelar di Bulutangkis hingga Olimpiade

JAKARTA–MI: Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PB PBSI) perlu menerapkan strategi khusus dalam menjalankan program regenerasi atlet secara optimal.

Apabila tidak berhasil, cabang bulu tangkis diprediksi tidak akan meraih gelar di Piala Sudirman 2011 hingga Olimpiade London 2012 mendatang.

“Dalam strategi menuju Olimpiade, PBSI perlu menerapkan setiap variabel, yaitu fisik, kelincahan, mental, daya tahan dan pelatih yang handal,” ujar teknokrat olahraga nasional MF Siregar di Jakarta, Rabu (19/5).

Kini, tim Indonesia baru saja menelan kegagalan di Piala Thomas dan Uber di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei lalu. Untuk itu, Siregar berharap pembinaan di pelatnas harus berorientasi pada sport science dan high performance plan.

“Saya cukup khawatir dengan prestasi bulu tangkis kita. Piala Thomas dan Uber sangat mencerminkan bahwa kita telah mengalami kemerosotan yang sangat panjang,” paparnya.

Menurut Opung –sapaan Siregar–program regenerasi yang kini menjadi prioritas Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso patut mendapatkan dukungan. Untuk itu, perlu koordinasi antara daerah dan pusat. “Saya kira, regenerasi bisa berjalan asalkah ada koordinasi dengan daerah. Semua bertumpu di kota-kota besar. Saya yakin, masih ada Susi-Susi (Susanti) lainnya di daerah,” tandasnya.

Disinggung mengenai peluang Indonesia pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 12-27 November mendatang, dia menyayangkan PBSI yang masih mengirimkan pemain-pemain senior, seperti Taufik Hidayat dan Nova Widianto. “Saya berharap pemain-pemain muda mulai diturunkan karena ini berhubungan dengan Piala Sudirman dan Olimpiade nanti,” jelasnya.

Hayom dan Tommy Perlu Kerja Keras

Regenerasi pebulu tangkis perlu mendapatkan perhatian khusus Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI). Untuk itu, dua pemain tunggal putra pelatnas Dyonisius Hayom Rumbaka dan Tomy Sugiarto dinilai perlu mendapatkan kesempatan luas. Mereka perlu mengikuti ajang super series di tahun ini sebagai persiapan menuju Olimpiade London 2012 mendatang.

“Mereka harus dipersiapkan untuk mengganti senior-senior mereka. Saya kira Hayom dan Tomy masih dapat dibina untuk tampil di Piala Sudirman 2011 hingga Olimpiade ,” ujar mantan pebulu tangkis nasional Hariyanto Arby kepada Media Indonesia di Jakarta, Minggu (23/5)

Ia menjelaskan proses regenerasi yang lamban telah memengaruhi Indonesia. Apalagi, gelar Piala Thomas dan Uber sudah semakin jauh. “Namun, saya otimistis, Indonesia masih bisa meraih gelar. Saya menyarankan agar anak-anak bisa berlatih lebih gesit lagi sehingga bisa meraih poin di ajang-ajang yang diikuti,” jelas juara All England 1993 dan 1994 itu.

Writer : Iwan Kurniawan

Comments
2 Responses to “Paceklik Gelar di Bulutangkis hingga Olimpiade”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: