Vita Marissa : “Pak Yakob Sudah Minta Maaf,’’

Bulutangkis.com – “Pak Yakob sudah minta maaf,’’ ungkap Vita Marissa dalam pesan pendek kepada Bulutangkis.com. Vita menjelaskan hasil pertemuannya dengan Yakob Rusdianto, Sekjen PB. PBSI tadi malam (Senin, 07/06/10) di Jakarta.

Pihak PBSI lalai karena tidak mendaftarkan Vita Marissa, Alvent Yulianto Chandra dan Hendra Aprida Gunawan pada Indonesia Open yang akan berlangsung pada 22 – 27 Juni 2010 di Jakarta.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya bahwa pihak PBSI lalai melakukan pendaftaran ketiga pebulutangkis utama Indonesia yang kini berkiprah di jalur profesional setelah keluar dari Pelatnas untuk mengikuti kejuaraan Indonesia Open 2010. Kelalaian PBSI mendaftarkan Vita Marissa/ Hendra Aprida Gunawan pada nomor ganda campuran dan Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan pada nomor ganda putra. Sementara nama Vita Marissa dan pebulutangkis Thailand Saralee Thoungthongkam pada tunggal putri terdaftar.

Vita Marissa dan Hendra A. Gunawan menjelaskan saat acara jumpa pers di Kafe Pride pada minggu lalu (Rabu, 02 Juni 2010) bahwa permohonan pendaftaran mereka berbarengan dengan permohonan pendaftaran Singapura Terbuka Super Series 2010 yang akan berlangsung lebih awal.

Bagi Vita, Alvent dah Hendra kelalaian yang terjadi ini sangat merugikan prestasi mereka. Ada kerugian materi yang terjadi dengan peluang untuk menjadi juara di depan publik sendiri. Sementara peringkat mereka bisa tergeser karena absen pada satu super series. Saat ini Vita Marissa/ Hendra A. Gunawan berada di peringkat 4 dunia, dan Alvent Yulianto Chandra/ Hendra A. Gunawan berada di peringkat tujuh dunia berdasarkan rilis peringkat yang dikeluarkan BWF pada hari Kamis lalu (03/06/10). Peluang mereka untuk tampil di Final Super Series semakin kecil.

Disamping itu Vita juga menjelaskan bahwa mereka sebagai atlit yang terikat dengan sponsor akan dikenakan penalti akibat tidak tampil pada pertandingan yang harus diikuti khususnya kejuaraan yang disponsori oleh sponsor mereka. Vita Marissa menjelaskan bahwa dirinya sesuai kontrak akan dikenakan penalti sebesar USD 2.000 sementara Hendra A. Gunawan dan Alvent Yulianto Chandra akan dikenakan sebesar 5%.

Sementara Barry Tamba perwakilan Yonex Indonesia yang menjadi sponsor Vita, Hendra dan Alvent saat dihubungi Bulutangkis.com menjelaskan bahwa penalti tidak akan diterapkan secara mutlak ada hal-hal lain yang menjadi pertimbangan. “Akan lebih baik masalah Vita, Hendra dan Alvent dapat selesai dengan baik dan mendapatkan solusi yang terbaik terlebih dahulu. Mengenai masalah denda dengan pihak Yonex, kami berpikiran akan dibicarakan setelahnya. Agar nggak berlarut dan berkembang lebar inti permasalahan yang sebenarnya,’’ demikian Barry Tamba menjelaskan.

“Pak Yakob bersedia melakukan jumpa pers untuk memberikan penjelasan,’’ ungkap Vita dalam pesan pendeknya kepada Bulutangkis.com.

Sementara Yakob Rusdianto saat dihubungi Bulutangkis.com melalui pesan pendek tadi pagi untuk memastikan langkah PBSI selanjutnya, namun belum mendapat jawaban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: