Batik dan Kain Bali Sebelum Berlaga

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebelum berlaga di  Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010, para pemain  membatik dalam welcome dinner di Balroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (21/6/2010).

Tangan para pemain yang biasa menggengam raket ini ternyata cukup lihai memegang canting berisi malam untuk ditorehkan pada kain putih.

Tidak cukup sampai di situ, para pebatik dadakan ini juga mengenakan pakaian tradisional ala Bali. Para pebulutangkis ini tampak antusias meliuk-liukan canting mereka mengikuti pola yang terdapat di kain. Beberapa di antaranya lebih memilih menggoreskan nama mereka masing-masing.

Mereka adalah Ella Diehl, Anastasia Russkikh, Yu Hirayama, Reiko Shiota, Eriko Hirose, Maria Kristin, Maria Febe, Lee Hyung Jung, Sung Ji Hyun, Kenichi Hayakawa, Marc Zwiebler, Koen Ridder, Simon Santoso dan Fran Kurniawan.

Selain membatik, para atlit ini juga disuguhkan hiburan menarik yakni bermain angklung dari Saung Mang Udjo. Batik, pakaian tradisional Bali dan angklung merupakan bentuk penyambutan Indonesia sebagai tuan rumah sebelum memulai perhelatan DIOSS 2010 yang akan berlangsung mulai 22-27 Juni 2010.

Selepas membatik, para peserta Indonesia open ini juga mengkuti serangkaian dalam gala dinner di tempat yang sama.

<!–/ halaman berikutnya–>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: