Tren Putra Indonesia dan Putri Asing

Pebulu tangkis Indonesia, Hendra Setiawan yang berpasangan dengan pebulu tangkis Rusia, Anastasia Russkikh.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tren paduan pemain putra Indonesia dengan peman asing putri pada nomor ganda campuran menjadi daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan Djarum Indonesia Super Series (DIOSS) 2010 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta 22-27 Juni 2010. Para pemain ganda putra ternyata cukup potensial untuk menarik minat para pebulutangkis putri asing.

Seperti misalnya, peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004, Flandy Limpele, yang berpasangan dengan pebulu tangkis AS, Lotte Jonathans, atau pasangan ganda kualifikasi Hendra Setiawan yang didaulat bermain bersama pebulu tangkis cantik Rusia, Anastasia Russkikh.

Ini memang bukan hal mustahil, mengingat kedua nama pebulu tangkis ganda putra itu memiliki jam terbang dan prestasi yang cukup membanggangkan sebagai pemain Indonesia.

Flandy merupakan pemain ganda putra yang berpasangan dengan Eng Hian. Pada eranya, Flandy/Eng berhasil meraih medali perunggu dalam Olimpiade 2004 setelah sampai babak semifinal, sebelum dikalahkan Kim Dong-moon dan Ha Tae-kwon dari Korea Selatan, 15-8, 15-2.

Sementara di partai ganda campuran, pemain kelahiran Manado, 9 Februari, 36 tahun silam ini tercatat menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Japan Open 2006, dan Kejuaraan Asia tahun 2008 bersama Vita Marissa.

Tidak mau kalah, Hendra Setiawan juga memiliki segudang prestasi yang mengagumkan. Ganda putra pasangan Markis Kido ini menempati ranking ketiga dunia versi BWF. Selain itu, Ia juga meraih medali emas pada Olimpiade Beijing 2008, medali perunggu pada Thomas Cup 2006 (Tokyo), 2008 (Jakarta) dan medali perak tahun 2010 (Kuala Lumpur).

Melihat sederetan prestasi tersebut, tidak heran Lotte dan Anastasia kepincut untuk melirik mereka menjadi pasangan bermain di DIOSS 2010. Selain itu, para pemain Indonesia ini juga dikenal memiliki gaya permainan khas ala Asia yang digemari para pebulu tangkis asing.

Seperti halnya pengakuan Russkikh yang ditemui selepas laga final kualifikasi melawan unggulan ke-2 asal Taiwan, Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan, 21-19, 21-17, Selasa (22/6/2010).

“Sangat berbeda sekali bermain ganda antara pemain Jerman atau pemain Eropa lainnya dengan pemain Indonesia. Mereka (pemain Indonesia) bisa membawa style Asia tersendiri dalam permainannya,” ungkapnya.

Bagi Russkikh, yang mendapat rekomendasi dari sahabatnya, Vita Marissa, bisa menjadi pasangan pertama bagi Hendra di ganda campuran merupakan pengalaman yang hebat dan membawa beban tersendiri.

“Ini pengalaman yang menyenangkan bagi saya. Ketika Vita meminta saya untuk berpasangan dengan Hendra saya merasa sangat surprise. Menurut saya Hendra adalah salah satu pemain ganda terbaik di dunia. Jadi, saya merasa bertanggungjawab untuk menjaga mood-nya selama bermain di nomor ganda campuran ini,” katanya.

Sementara Hendra sendiri mengaku menikmati pengalaman pertamanya bermain di ganda campuran ini. Ia juga tidak mengalami kendala bahasa saat berlatih dengan Russkikh.

“Saya sih enjoy saja. Selama ini juga tidak ada masalah mengenai bahasa. Lagipula ada pelatih yang membantu mengkoordinasi jalannya latihan,” ujar Hendra.

Dengan hasil sempurna di babak kualifikasi bersama Hendra, Russkikh pun tidak menolak seandainya dipasangkann lagi dengan Hendra dalam kompetisi yang berbeda.

“Saya tidak punya keraguan dengan Hendra akan hal itu. Hanya saja saya tidak mungkin mengharapkan Hendra untuk datang ke Rusia, tapi mungkin dia bisa berkunjung ke Eropa atau saya mungkin bisa ke sini (Indonesia) seminggu sekali untuk berlatih bila memang ada turnamen yang serius sifatnya,” sebutnya.

Langkah Hendra dan Flandy mungkin bukan yang pertama dalam catatan sejarah ganda campuran di Indonesia. Namun, tidak menutup kemungkinan akan lahir duet pemain Indonesia dan pemain asing lainnya menyusul langkah Hendra/Russkikh dan Flandy/Lotte dalam kejuaraan-kejuraan bulu tangkis internasional berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: