Semifinal DIOSS : Hendra/Anastasia Makin Percaya Diri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis cantik asal Rusia, Anastasia Russkikh, mengaku merasa semakin nyaman berpasangan dengan pemain Indonesia, Hendra Setiawan, pada Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010.

Padahal, Hendra/Anastasia terhitung masih baru di nomor ganda campuran. Ditambah lagi, Anastasia merupakan partner pertama bagi Hendra di nomor ganda campuran. “Saya merasa lebih nyaman. Hendra bermain bagus, dan saya senang. Rasa senang itu ternyata menambah rasa percaya diri saya dan membuat kami makin siap,” ungkap Anastasia.

Sejak awal pasangan beda negara ini menorehkan prestasi yang mengejutkan dengan mengalahkan beberapa pasangan unggulan turnamen. Mulai dari tampil gemilang pada babak kualifikasi, Hendra/Anastasia lantas menumbangkan pasangan Korea Selatan, Yoo Yeun Seong/Kim Min Jung, 21-15, 21-14, pada babak pertama, Rabu (23/6/2010).

Pada babak kedua, mereka juga membuat hasil mengejutkan dengan unggul dari unggulan keempat asal Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchitchaikul 19-21 21-14 21-19, Kamis (24/6/2010).

Sayangnya, ganda gado-gado ini harus bertemu dan menang dari pasangan Indonesia, Muhammad Rizal/Debby Susanto 21-15, 18-21, 23-21 pada perempat final, Jumat (25/6/2010).

Terakhir dan yang paling mengagumkan, Hendra/Anastasia berhasil melaju ke babak final setelah menyingkirkan unggulan ketujuh asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, dengan rubber game, 19-21, 21-13, 21-17, Sabtu (26/6/2010).

“Musuh saya saat ini tidak sekuat di pertandingan kemarin, walaupun porsi bermain Hendra lebih banyak daripada saya. Hendra bermain 70 persen, sedangkan saya 30 persen,” papar pasangan ganda putri, Ella Karachkova, ini selepas laga semifinal.

Sementara itu, Hendra justru mengaku bahwa kunci kemenangannya saat itu adalah bermain lepas. “Pertandingan tadi cukup memuaskan walau capek. Kami bisa main lepas justru karena kami tidak punya beban. Tekanan ada di mereka sebagai pemain unggulan, tadi kami hanya mencoba untuk main bagus saja,” ujar pemain kelahiran Pemalang, 24 Agustus 1984, ini.

Pembuktian Hendra/Anastasia belum berakhir. Mereka masih harus menghadapi laga pamungkas melawan unggulan ketiga asal Polandia, Robert Mateusak/Nadiezda Zieba, Minggu (27/6/2010). Pada semifinal, Robert/Nadiezda menghentikan langkah unggulan pertama Indonesia, Nova Widianto/Liliana Natsir, rubber game, 21-12, 16-21, 21-19.

<!–/ halaman berikutnya–>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: