Indonesia Kembali Gigit Jari

Bulutangkis.com – Indonesia kembali harus gigit jari setelah Taufik Hidayat gagal menghadang pebulutangkis Malaysia Lee Chong Wei di babak final Djarum Indonesia Open Super Series 2010 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta kemarin (Minggu, 27/06/10).

Kegagalan Taufik kali ini merupakan kegagalan Indonesia kedua kalinya secara berturut-turut dalam dua tahun terakhir pada kejuaraan yang telah berlangsung sejak tahun 1982. Tahun lalu Taufik Hidayat merupakan satu-satunya pebulutangkis Indonesia yang melaju ke babak final juga gagal dari Lee Chong Wei di partai final. Taufik Hidayat takluk di tangan Lee Chong Wei 21-9, 21-14.

Taufik Hidayat yang merupakan asa terakhir Indonesia untuk meraih satu gelar juara kembali harus mengakui ketangguhan Lee Chong Wei dalam pertarungan dua set. Set pertama Taufik mampu memperlihatkan permainan yang cemerlang dengan skor yang ketat 10-11 untuk Chong Wei pada paruh pertama. Memasuki paruh kedua set pertama, Taufik yang sempat tertinggal 10-15 mampu mengejar ketertinggalan poin dan unggul atas Chong Wei 19-18. Taufik kembali tertinggal 19-20 meladeni permainan Chong Wei. Satu smash yang keras dari Taufik Hidayat ke sisi kanan Chong Wei ternyata keluar bidang permainan dan mengakhiri set pertama 19-21.

Set kedua menjadi anti klimaks bagi Taufik yang meraih medali emas Olimpiade Athena 2004 dan juara dunia tahun 2005 di Anaheim. Taufik banyak melakukan kesalahan sendiri, beberapa kali smes Taufik menyangkut di net dan keluar lapangan. Begitu juga dengan dropshot yang menyangkut di net. Stamina Taufik yang mengendur membuat Taufik tak berdaya meladeni permainan Chong Wei dan berakhir dengan skor 8-21.

‘’Terus terang kecewa dengah hasil ini, tapi Chong Wei lebih baik. Set pertama saya sudah maksimal. Set kedua kondisi fisik saya sudah menurun.’’ Taufik menjelaskan kekalahannya atas Chong Wei usai pertandingan. Taufik menambahkan bahwa kondisi fisiknya yang sekarang sudah berbeda dengan yang dulu.

‘’Tidak selamanya bisa di atas, ada saatnya harus turun. Mundur juga bisa pelan-pelan atau mau terjun bebas. Saya akan mundur pelan-pelan,’’ ungkap Taufik. ‘’Chong Wei saat ini lagi di atas, nanti juga dia akan mengalami hal yang sama seperti saya.’’

‘’Saya mohon maaf bagi masyarakat Indonesia dan pecinta bulutangkis Indonesia yang berharap dari saya. Saya sudah main maksimal tapi hasilnya tidak memuaskan,’’ ungkap Taufik. ‘’Untuk ke depan ya jangan lagi berharap dari saya,’’ lanjut Taufik dengan guyon.

Taufik berharap dengan kegagalan Indonesia kali ini agar PBSI melakukan evaluasi menyeluruh, ’’Mungkin kita maju satu tingkat, tapi negara lain sudah maju dua tingkat. Jadi perlu evaluasi menyeluruh.’’

Sementara Ketua Umum PB. PBSI Djoko Santoso saat ditanyakan perihal hasil yang dicapai Indonesia pada kejuaraan ini memberikan jawaban, ‘’Kita akan melakukan evaluasi lagi. Taufik sudah bermain baik tapi Lee Chong Wei lebih baik lagi.’’

Selain Taufik, pebulutangkis Indonesia lain yang tampil di partai final adalah Hendra Setiawan di nomor ganda campuran berpasangan dengan pebulutangkis Rusia, Anastasia Russkikh. Namun sayang, langkah pasangan Hendra Setiawan/ Anastasia Russkih yang bertanding dari babak kualifikasi kandas di partai finall Hendra/ Anastasia harus mengakui keunggulan pebulutangkis Polandia Robert Mateusiak/ Nadiezda Zieba 18-21, 20-22.

Pebulutangkis putri India Saina Nehwal meraih gelar juara tunggal putri Djarum Indonesia Open Terbuka Super Series 2010 setelah di final kemarin mengalahkan pemain Jepang Sayaka Sato lewat pertarungan ketat tiga set 21-19, 13-21, 21-11. Bagi Saina yang kini berada di peringkat tiga dunia gelar ini merupakan gelar kedua di Indonesia Open setelah tahun lalu meraihnya dengan menaklukkan pebulutangkis China Wang Lin di partai final 21-12, 18-21, 9-21.

Sukses Saina kali ini melengkapi catatan manis karirnya di ajang bulutangkis dalam tiga minggu berturut-turut meraih tiga gelar juara dimulai dari India Grand Prix Gold 2010 dan Singapura Open Super Series 2010.

Gelar juara ganda putri diraih pasangan Korea Selatan Kim Min Jung/ Lee Hyo Jung yang menaklukkan ganda putri Taipei Cheng Wen Hsing/ Chien Yu Chin. Kim/ Lee mneaklukkan Cheng/ Chien yang merupakan unggulan empat melalui pertarungan tiga set 21-12, 12-21, 21-11.

Ganda putra Taipei Fang Chieh Min/ Lee Sheng Mu yang berhasil menaklukkan ganda putra terkuat Indonesia Markis Kido/ Hendra Setiawan di babak perdelapan final meraih gelar juara ganda putra. Fang/ Lee di final kemarin menaklukkan ganda putra Korea Selatan Cho Gun Woo/ Kwon Yi Goo dua set langsung 21-16, 21-15.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: