Ricky/Jenna Juara Ganda Campuran

TEGAL, Kompas.com – Ganda campuran Pelatnas, Ricky Widianto/Jenna Gozali berhasil menekuk pasangan Tri Kusuma Wardana/Nadya Melati, mereka menjadi juara setelah memenangkan pertandingan dengan dua game langsung 21-18 dan 21-15.

Kemenangan ini membuat rekor kedudukan kedua pasangan ini menjadi 2-1 untuk Ricky/Jenna. Pertandingan ganda campuran ini merupakan satru darti beberpa partai puncak Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Regional III di Tegal, Sabtu (17/7/2010). Final kejuaraan berhadaih total Rp165 juta ini berlangsung di GOR Sinar Mutiara, Tegal.

Partai final dibuka dengan partai ganda campuran taruna. Di partai pertama ini, pasangan PB Djarum, Edi Subaktiar/Ririn Amelia berhasil menaklukan finalis lainnya, Nur Wahid Ardianto/Heti Nugraheni asal PB Jaya Raya Suryanaga. Edi/Ririn menang setelah melalui pertarungan ketat tiga game 21-17, 21-23 dan 22-20.

Di partai berikutnya giliran Senatria menantang atlet Pelatnas, Pandu Dewantoro. Setelah tidak lagi bergabung di Pelatnas, Senatria kembali membela klubnya PB SGS Elektrik. Sena yang pada semifinal berhasil menundukkan unggulan pertama Fauzi Adnan, mengakui bahwa dirinya mengalami kelelahan fisik, tetapi hal ini tak menghalangi jalannya untuk bisa berdiri di podium tertinggi.

Sena berhasil menang setelah menundukkan Pandu dengan 21-14 di game pertama. Memasuki game kedua, Sena semakin berada di atas angin. Di interval dia telah berhasil memimpin lima angka, ia unggul 11-6. Sena terus menambah pundi-pundi angkanya, ia memimpin 18-10, dan akhirnya berhak berdiri di podium tertinggi setelah menang dengan 21-13.

Sena mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah bermain cepat dan tidak memberikan lawan untuk menyerang dan mengontrol pertandingan. “Saya sudah sering berlatih bersama dia, jadi saya pun sudah mengetahui tipe permainan dia,” ungkap atlet yang akan berulang tahun pada 31 Juli mendatang.

Senatria pun merasa puas dengan hasil kemenangannya di Djarum Sirnas keenam ini. Sena pun mengungkapkan bahwa kemenangannya kali ini merupakan sebuah pembuktikan bahwa dirinya masih bisa berprestasi, apalagi di final tadi ia berhasil mengalahkan atlet dari Pelatnas. “Kepuasan tersendiri bisa mengalahkan Pelatnas, dan ini menjadi kado ulang tahun saya yang ke 21,” paparnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: