Firdasari Pelihara Asa Raih Gelar

Adriyanti Firdasari

JAKARTA, Kompas.com – Adriyanti Firdasari memelihara asa untuk meraih gelar di turnamen Macau Terbuka Grand Prix Gold. Satu-satu wakil tunggal putri Indonesia tersebut melangkah ke perempat final kejuaraan berhadiah 120.000 dollar AS ini setelah menang 21-17, 19-21, 22-20 atas pemain Singapura Xing Aiying.

Pada pertandingan yang berlangsung Kamis (29/7/10), Firdasari harus berjuang selama 53 menit untuk meraih tiket babak delapan besar tersebut. Selanjutnya, pemain Pelatnas Cipayung ini akan menghadapi unggulan ketiga dari Jepang, Eriko Hirose, yang lolos setelah menang 13-21, 21-6, 21-9 atas pemain kualifikasi dari China Suo Di. Duel yang akan berlangsung Jumat (30/7/10) ini untuk perebutkan tiket semifinal.

Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi Firdasari. Sebelumnya, Firdasari harus mengakui kehebatan Hirose yang menang straight set 21-17, 21-14 ketika mereka bertarung di ajang China Terbuka Super Series 2009 pada 18 November.

Di set pertama, Firdasari mendapat perlawanan ketat dari Xing karena terjadi kejar-mengejar poin hingga kedudukan 17-17. Tetapi setelah itu, Firdasari meraup empat poin secara beruntun untuk meraih poin pertama.

Pada set kedua, Xing yang mengendalikan jalannya pertandingan. Setelah menyamakan kedudukan 4-4, pemain Singapura ini terus melejit dan sempat memimpin 18-14. Firdasari berusaha bangkit untuk menyamakannya menjadi 18-18. Tetapi Xing mampu menjauh lagi dan menang 21-19, untuk memaksa rubber game.

Set penentuan, Firdasari terlihat akan sangat mudah meraih kemenangan karena selalu unggul jauh. Bahkan, Firdasari meninggalkan Xing dengan skor 14-5, dilanjutkan dengan 18-11. Ternyata, Xing tak menyerah begitu saja, karena dia berhasil menahan Firdasari di angka 18 dengan meraup enam poin beruntun, sehingga kedudukan menjadi 18-17.

Duel pun berlangsung ketat dan sengit. Beruntung, Firdasari bisa mengatasi tekanan sehingga meskipun dipaksa deuce, dia akhirnya meraih kemenangan berkat raihan dua poin terakhir yang membuatnya menang 22-20, dan maju ke perempat final.

Ganda campuran pastikan tempat di semifinal

Dari sektor ganda campuran, Indonesia memastikan satu tempat di semifinal. Tiket babak empat besar ini berada di genggaman karena terjadi “perang saudara” di perempat final nanti, antara unggulan utama Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa dengan Muhammad Rijal/Debby Susanto.

Hendra AG/Vita, harus berjuang selama 47 menit untuk memastikan diri maju ke perempat final. Mantan pemain pelatnas ini dipaksa bermain tiga set melawan pemain Taiwan Mu Lee Sheng/Chin Chien Yu, sebelum menang 25-27, 21-16, 21-12.

Langkah cukup mudah diraih Rijal/Debby, yang tidak diunggulkan. Pasangan pelatnas ini hanya perlu bermain 26 menit untuk menang straight set 21-15, 21-15 atas pasangan Jepang Kenichi Hayakawa/Shizuka Mastsuo.

Dari nomor ganda putri, pasangan pelatnas Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni, harus memupus impiannya untuk melangkah ke babak delapan besar. Mereka harus mengakui kehebatan unggulan kedua dari Malaysia Eei Hui Chin/Pei Tty Wong, yang menang dua set langsung 21-10, 23-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: