Sony Gagal, Simon Jadi Harapan Tunggal

Sony Dwi Kuncoro

JAKARTA, Kompas.com – Sony Dwi Kuncoro harus memupus impiannya untuk menjadi juara di Macau Terbuka Grand Prix Gold. Langkahnya terhenti di perempat final, setelah kalah 17-21, 21-16, 23-25 dari pemain Thailand, Boonsak Ponsana, dalam pertarungan berdurasi 1 jam 16 menit, Jumat (30/7/10).

Dengan demikian, di sektor tunggal putra Indonesia hanya berharap kepada Simon Santoso. Tetapi di semifinal besok, Simon yang merupakan unggulan keempat ini bakal menghadapi lawan super berat, yaitu unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei.

Boonsak, yang mempati unggulan kelima, mengawali pertandingan dengan sangat bagus karena dia selalu memimpin perolehan poin. Di awal pertandingan, Boonsak langsung tancap gas dengan raihan tujuh poin secara beruntun. Sony berusaha bangkit dan memangkas ketertinggalannya menjadi 4-7. Tetapi, Boonsak kembali melesat. Sony sempat dua kali hanya mampu menyamakan skor pada kedudukan 10-10 dan 15-15, sebelum menyerah 17-21.

Di set kedua, Sony mengambilalih kendali permainan. Sempat tertinggal, mantan juara Indonesia Terbuka Super Series ini mengejar dan menyamakan skor menjadi 5-5. Setelah itu, Sony yang terus memimpin jalannya pertandingan hingga menang 21-16 dan memaksa rubber game.

Pada set penentuan, duel berlangsung ketat karena terjadi kejar-mengejar poin. Sony sempat mendapat keuntungan ketika unggul 20-18. Sayang, hanya perlu satu poin lagi untuk menang, Sony justru gagal meraihnya sehingga Boonsak bisa menyusul dan memaksa deuce. Pada angka kritis ini, Boonsak yang berhasil memanfaatkan peluang sehingga menang 25-23, dan maju ke semifinal untuk bertemu dengan pemenang duel antara unggulan 13 dari Taiwan Hsing Hsieh Yu dengan pemain kualifikasi dari Korea Selatan Lee Hyun Il.

Bagi Boonsak, kemenangan ini juga menjadi balas dendamnya terhadap Sony atas kegagalannya di Singapura Terbuka Super Series bulan lalu. Pada pertemuan 20 Juni itu, Sony menang 21-16, 21-16. Secara keseluruhan, Boonsak juga memperbaiki rekor pertemuannya dengan Sony menjadi 2-3. Boonsak pernah menang di penyisihan Grup D Piala Thomas 2008 lalu, sedangkan Sony menang di Hongkong Terbuka Super Series 2007 dan Olimpiade Beijing 2008, sebelum menang lagi di Singapura.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: