Indonesia Berpeluang Sabet 4 Gelar

Adriyanti Firdasari

JAKARTA, Kompas.com – Indonesia berpeluang membawa empat gelar juara dari Macau. Pasalnya, pada turnamen Macau Terbuka Grand Prix Gold yang menyediakan total hadiah 120.000 dollar AS ini, ada lima wakil dari Tanah Air yang bakal tampil di partai puncak, Minggu (1/8/10)–total ada 8 wakil yang tampil di semifinal.

Satu gelar sudah pasti berada di genggaman karena tercipta all-Indonesian final, yaitu nomor ganda campuran. Ini terjadi setelah unggulan keenam dari Pelatnas Cipayung, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyingkirkan rekan “seperguruan” mereka Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet. Setelah itu, mantan pemain pelatnas yang menjadi unggulan utama, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, yang menyusul berkat kemenangan atas unggulan delapan dari Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

Tiga nomor lain yang kemungkinan bisa menyumbang gelar bagi Indonesia adalah nomor tunggal putri, ganda putri dan ganda putra. Satu nomor yang gagal menempatkan wakil di final adalah tunggal putra, setelah unggulan keempat Simon Santoso tidak mampu melewati adangan pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei. Simon kalah dalam pertarungan tiga set, 12-21, 21-18, 12-21.

Di nomor ganda putra, Indonesia sebenarnya menempatkan dua wakil di semifinal. Sayang, ganda terbaik yang juga peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan, tak mampu melewati adangan pemain Korea Selatan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Unggulan kedua ini menyerah 21-18, 18-21, 11-21.

Meskipun Kido/Hendra gagal, Indonesia tetap memiliki wakil di final karena Alvent Yulianto Chandra/Hendra AG lolos. Mantan pemain pelatnas yang menjadi unggulan ketiga ini menang dua set langsung 21-18, 21-19 atas pasangan Korsel Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo.

Sedangkan dua wakil lainnya yang maju ke final adalah tunggal putri Adriyanti Firdasari dan ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii. Firda, satu-satunya tungga putri Indonesia yang tampil di sini, tak menemui kesulitan untuk menaklukkan pemain Taiwan Cheng Shao Chieh, karena dalam pertarungan berdurasi 26 menit, pemain pelatnas ini menang 21-14, 21-11.

Di final, Firda akan menghadapi lawan yang cukup berat karena melawan pemain China, Li Xuerui. Meskipun tak diunggulkan, Li sudah menunjukkan kemampuannya dengan menaklukkan mantan pemain nomor satu dunia asal Hongkong, yang kali ini menjadi unggulan keempat, Zhou Mi.

Jika Firda tak terlalu kesulitan, hal sebaliknya dialami pasangan Meiliana/Greysia. Pasalnya, unggulan kelima yang bernaung di bawah atap pelatnas ini dipaksa bermain selama 1 jam 1 menit, sebelum menang 17-21, 21-18, 21-18 atas pasangan tuan rumah yang menjadi unggulan keenam, Zhang Dan/Zhang Zhibo. Di final besok, Meilinan/Greysia akan menghadapi unggulan ketiga dari Taiwan Hsing Cheng Wen/Chin Chien Yu, yang menang straight set 21-11, 21-11 atas unggulan utama dari Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna.

– Jadwal final Macau Terbuka Grand Prix Gold, Minggu (1/8/10)

Ganda campuran: (1) Hendra Aprida Gunawan (Indonesia) vs (6) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia)
Tunggal putri: Adriyanti Firdasari (Indonesia) vs Li Xuerui (China)
Ganda putri: (3) Hsing Cheng Wen/Chin Chien Yu (Taiwan) vs (5) Meiliana Jauhari/Alvent Yulianto Chandra (Indonesia)
Ganda putra: (3) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan (Indonesia) vs Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong (Korsel)
Tungga putra: (1) Lee Chong Wei (Malaysia) vs Lee Hyun Il (Korsel)

<!–/ halaman berikutnya–>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: