Runner-up Macau Terbuka Lolos

Ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri)

JAKARTA, Kompas.com – Ganda putri Pelatnas Cipayung, Meiliana Jauhari/Greysia Polii, mengawali perjalanan mereka di Taiwan Terbuka Grand Prix Gold dengan hasil menggembirakan. Melawan pemain Malaysia Goh Liu Ying/Lim Yin Loo, Meiliana/Greysia menang 21-23, 21-14, 21-16 dalam tempo 1 jam 1 menit, Rabu (4/8/10).

Kesuksesan Meiliana/Greysia, yang pekan lalu menjadi runner-up di Macau Terbuka Grand Prix Gold, membuat Indonesia meloloskan dua wakil di sektor ganda putri menuju putaran kedua turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini. Sebelumnya, rekan mereka di pelatnas, Pia Zebadiah Bernadet/Debby Susanto, juga lolos setelah menang 21-18, 21-13 atas pemain tuan rumah Chang Yun Ju/Liu Shu Chih.

Sebenarnya, di sektor ganda putri ini Indonesia mengirim empat wakil. Tetapi dua pasangan tersingkir, yaitu Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni, yang kalah 21-14, 14-21, 20-22 dari pemain tuan rumah Chou Chia Chi/Ku Pei Ting, serta Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari, yang mundur sehingga memberi tiket gratis kepada pasangan Korea Selatan Lee Kyung Won/Yoo Hyun Young.

Keberhasilan dua pasangan pelatnas tersebut, dilengkapi oleh Vita Marissa yang berpasangan dengan Saralee Thoungthongkam. Pasangan gado-gado Indonesia/Thailand tersebut menang 21-12, 21-18 atas pemain Taiwan Chang Hsin Yun/Pai Hsiao Ma. Sayang, di babak kedua besok Vita/Saralee sudah harus menghadapi Meiliana/Greysia untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

Alvent/Hendra AG tersingkir

Nasib buruk dialami ganda putra Indonesia yang pekan lalu menjadi finalis di Macau Terbuka Grand Prix Gold, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan. Mantan pemain pelatnas yang menjadi unggulan kedua ini kalah 17-21, 21-13, 18-21 dari pemain Jepang Yoshiteru Hirobe/Kenta Kazuno.

Hasil serupa juga terjadi pada pasangan pelapis di pelatnas, Andhika Anhar/Hendra Setyo Nugroho. Pemain yang melewati fase kualifikasi ini harus mengakui kehebatan unggulan utama dari Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, yang menang straight set 21-16, 21-13.

Meskipun demikian, Indonesia masih memiliki dua wakil di sektor ganda putra. Pasangan veteran Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya, berhasil maju ke babak kedua setelah menang 22-20, 17-21, 21-11 atas pemain Thailand Songphon Anugritayawon/Sudket Prapakamol. Selanjutnya, mantan pemain pelatnas ini akan menghadapi unggulan delapan dari Korsel Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong.

Pemain kualifikasi Fernando Kurniawan/Wifqi Windarto juga meraih kemenangan. Pemain pelapis di pelatnas ini mampu meraih kemenangan 21-18, 13-21, 23-21 atas pemain Taiwan Huang Po Yi/Lu Chia Pin. Tapi di babak kedua, Fernando/Wifqi akan menghadapi lawan berat, karena bertemu unggulan enam dari Korsel Cho Gun Woo/Kwon Yi Goo.

Dari sektor tunggal putri, Indonesia tinggal berharap kepada Aprilia Yuswandari, setelah Linda Wenifanetri terjegal. Aprilia menang 21-12, 21-8 atas pemain tuan rumah Chen Hsiao Huan. Selanjutnya, Aprilia menghadapi pemain kualifikasi dari Jepang, Sekiya Mayu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: