Simon, Hayom, dan Aprilia ke Semifinal

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua tunggal putra Indonesia, Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka, melangkah ke semifinal Taiwan Terbuka Grand Prix Gold. Langkah serupa juga ditorehkan satu-satunya pemain putri, Aprilia Yuswandari, setelah mereka mengalahkan lawan-lawannya, Jumat (6/8/2010).

Hanya satu pemain tunggal putra Indonesia yang gagal melewati adangan di perempat final turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini. Unggulan kedua Sony Dwi Kuncoro tak mampu melewati adangan pemain Korea Selatan, Shon Wan Ho, yang mengalahkannya dalam rubber game 21-16, 19-21, 21-19. Kegagalan Sony ini membuat harapan all-Indonesian semifinal gagal.

Simon, yang merupakan unggulan ketiga, tak menemui kesulitan saat melawan pemain Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk. Pemain pelatnas Cipayung ini hanya perlu waktu 36 menit untuk meraih kemenangan 21-17, 21-15. Pada semifinal besok, Simon akan menghadapi unggulan utama asal Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang menyingkirkan unggulan ketujuh dari Malaysia, Muhammad Hafiz Hasyim, dengan 21-19, 21-11.

Langkah gemilang juga ditoreh Hayom, yang kini bernaung di bawah atap pelatnas. Meskipun dipaksa berjuang keras selama 50 menit, pemain binaan PB Djarum Kudus ini akhirnya menang 21-13, 17-21, 21-13 atas pemain Hongkong Wong Wing Ki. Selanjutnya, Hayom bertemu Shon Wan Ho, yang menaklukkan Sony.

Aprilia rintis jalan menuju juara

Dari sektor tunggal putri, Aprilia secara pelan tapi pasti merangkak mendekati partai puncak. Satu-satunya pemain putri Indonesia yang tampil di turnamen ini merintis jalan menuju juara setelah mencapai semifinal berkat kemenangan 25-23, 9-21, 21-17 atas pemain Thailand, Ratchanok Inthanon, dalam tempo 1 jam.

Pada babak keempat besar besok, Aprilia bakal menghadapi lawan sangat berat. Kali ini, pemain pelatnas tersebut akan menghadapi pemain Korsel, Bae Seung Hee. Unggulan ketiga tersebut lolos setelah menang straight set, 21-19, 21-12, atas pemain Jepang, Imabeppu Kaori.

Kemarin, pada babak kedua, Aprilia juga dipaksa bermain ketat saat melawan pemain Jepang, Sekiya Mayu. Dalam duel berdurasi 59 menit, Aprilia menang 24-22, 20-22, 21-19.

Secara keseluruhan, Indonesia telah meloloskan enam wakil ke semifinal. Selain tiga pemain tunggal tersebut, di sektor ganda campuran ada unggulan utama, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa; unggulan kelima, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir; dan unggulan kedelapan, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet.

Di nomor ini (ganda campuran), Indonesia sudah pasti menempatkan satu wakil pada final karena terjadi “perang saudara” antara Hendra AG/Vita dengan Fran/Pia. Adapun Tontowi/Liliyana, yang pekan lalu juara Macau Terbuka Grand Prix Gold, menghadapi pasangan tuan rumah, Chen Hong Ling/Cheng Wen-Hsing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: