Taufik Harus Kerja Keras

Taufik Hidayat harapan di Asian Games

JAKARTA, Kompas.com – Mantan pebulutangkis nasional Icuk Sugiarto menegaskan, tim bulu tangkis nasional harus berjuang ekstra keras untuk mempersembahkan  medali emas pada  Asian Games XVI di Guangzhou, 12-27 November 2010.

“Tumpuan tim bulu tangkis Indonesia masih ada pada Taufik Hidayat. Sedang tuan rumah China mengandalkan Lindan dan Malaysia menurunkan  Lee Chong Wei. Untuk menembus dua pilar itu Taufik harus bekerja ekstra keras,” ujar Icuk Sugiarto kepadaq Antara di Jakarta, Kamis.

Icuk mengatakan, Taufik memang bisa mengalahkan Lee Chong Wei di kejuaraan dunia di Perancis Agustus 2010. Namun pebulutangkis nomor satu dunia dari Malaysia saat itu tidak dalam kondisi prima.

Untuk itu Icuk berharap agar Taufik saat tampil di Asian Games XVI tidak meremehkan pebulutangkis asal Malaysia jika hendak meraih sukses maju ke final. Dengan strategi itulah diharapkan pemain bulutangkis Indonesia bisa menyumbang medali emas di Guangzhou.

Ketika disinggung dengan permainan Nova Widianto/Liliyana Natsir mantan juara dunia bulutangkis Indonesia itu mengatakan, mempunyai lawan imbang seperti pasangan dari Denmark dan tuan rumah China.

Di atas kertas ganda campuran nasional itu harus berjuang ekstra keras juga untuk melaju ke final. Bila hal itu tidak dipersiapkan dari sekarang maka hasilnya akan mengecewakan untuk meraih sukses di Asian Games XVI.

Icuk melanjutkan, bila di cabang bulu tangkis yang menjadi andalan Indonesia cukup berat meraih medali emas di Guangzhou, bagaimana dengan cabang lainnya.

Hal itu yang membuat Icuk prihatin terhadap target yang dibebankan pada Kontingen Indonesia untuk meraih 15 medali emas di Asian Games XVI Guangzhou, November 2010.

Seharusnya KONI/KOI dan Menpora realistis melihat perkembangan prestasi atlet nasional. Dengan harapan tidak gegabah memasang target pada atlet yang turun di Asian Games XVI.

Melalui target yang dicanangkan katanya, bisa membangkitkan semangat atlet atau malah sebaliknya menjadi bumerang. Bila hal itu terjadi, maka sangat merugikan Kontingen Indonesia bila gagal memperbaiki prestasi yang pernah diukir di Asian Games XV di Doha, Qatar tahun 2006 dengan 2 emas, 4 perak dan 14 perunggu itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: