Berharap Akan Penerus Rudy, Alan, Sony

Pemain tunggal Indonesia asal Jawa Timur, Sony Dwi Kuncoro,

SURABAYA, Kompas.com – Kompetisi bulutangkis nasional paling bergengsi, Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis Regional IV Victor Jatim Open 2010 akan digelar di Surabaya, 4-9 Oktober mendatang di dua GOR, yaitu GOR Sudirman dan GOR Suryanaga.

Seperti pada seri-seri sebelumnya yang jumlah pesertanya selalu membeludak, pada Sirnas kali ini, pemainnya juga melimpah, dengan diikuti 1.600 atlet dan mempertandingkan 1.252 partai. Para pemain itu berasal dari 110 klub yang datang dari 16 provinsi.

Para pemain Pelatnas Pratama juga akan ambil bagian, seperti tiga ganda putra M Ulinuha/Berry Anggriawan, ‎?Albert Saputra/Rizki Yanu, dan Christopher Rusdiyanto/Markus Fernaldi. Di barisan tunggal putra, akan beradu menjadi yang terbaik antara lain Febrian, Seto Danu Kusuma, Siswanto dan Hermansah, sedangkan tunggal putri ada Tike Arieda, Renna Suwarno, Siti Anida, Mazziyah Nadhir dan Elysabeth Purwaningtyas.

Selain para pemain lokal, kejuaraan yang menyediakan hadiah Rp 190 juta ini juga diikuti pemain asing, yaitu dari Singapura, dengan delapan pemain.
Kejuaraan bergengsi di Indonesia ini mempertandingkan berbagai kategori, yaitu Pemula, Remaja, Taruna, dan Dewasa.

Ketua panitia kejuaraan, H Chodir, mengatakan, pihaknya akan berupaya keras menyukseskan kejuaraan ini. “Sukses tidak saja kejuaraannya, tetapi juga sukses melahirkan calon pemain kelas dunia. Sebab, setelah Sony Dwi Kuncoro, Jatim tidak lagi mempunyai pemain papan atas dunia. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama,” kata Chodir.

Dalam sejarah perbulutangkisan Indonesia, Jawa Timur, khususnya Surabaya, selalu melahirkan jago-jago dunia, seperti Nyo Kim Bie, yang merupakan salah satu pemain yang mempersembahkan Piala Thomas pertama bagi Indonesia. Ada pula Rudy Hartono, yang tentu sangat tidak asing lagi bagi dunia bulutangkis karena merebut delapan gelar juara All England.

Selain itu, ada Alan Budikusuma. Pemain yang merupakan atlet binaan PB Djarum ini menjadi pemain pertama putra yang merebut medali emas Olimpiade. Ada pula Tony Gunawan, yang merebut medali emas Olimpiade 2000 nomor ganda putra bersama Candra Wijaya. Di samping itu, yang tidak boleh dilupakan adalah Minarti Timur, yang pernah menjadi salah satu ganda campuran terbaik di dunia.

Surabaya juga melahirkan Sony Dwi Kuncoro, salah satu andalan Indonesia yang masih aktif hingga kini. “Surabaya sejak jaman dulu selalu menyumbangkan pemain papan atas dunia. Selain itu, tentu secara keseluruhan kita ingin agar dari turnamen ini melahirkan jago-jago dunia Indonesia,” kata Chodir.

Chodir juga mengatakan, kejuaraan ini sangat bergengsi dan terbaik untuk tingkat nasional. Sebab, yang tampil tidak saja mantan pemain pelatnas tetapi juga pemain yang saat ini masih berlabel pelatnas.  “Kejuaraan ini sangat bergengsi, karena itu pesertanya selalu membeludak. Tentu, ini sangat positif bagi pembinaan bulutangkis di Indonesia. Kita berharap, dari sini akan lahir calon-calon bintang masa depan Indonesia,” kata Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PB PBSI, Mimi Irawan.

Pernyataan serupa juga diungkapkan perwakilan dari PT Djarum, Roland Halim yang sangat gembira karena kejuaraan ini selalu dibanjiri peserta. Dia juga mengharapkan agar dari Sirnas akan lahir pemain hebat pada masa mendatang. “Saya yakin, dari turnamen ini akan muncul jago-jago masa mendatang. Dari kejuaraan-kejuaraan sebelumnya, saya menilai ada banyak pemain potensial yang jika dibina dengan benar, akan menjadi pemain hebat,” katanya.

PT Djarum, lanjutnya, merasa senang dan gembira karena dapat berpartisipasi di kejuaraan ini.
“Ini telah menjadi komitmen kami dalam usaha memajukan bulutangkis Indonesia. Sekali lagi, harapan kami, calon-calon juara dunia akan lahir dari sini,” kata Roland.

Kompetisi yang menyediakan total hadiah lebih dari Rp 1,4 miliar tersebut menerapkan sistem skor yang bisa diakses secara real time, yang diberi nama Djarum Online ScoreTM (DOS). Turnamen Super Series dan Kejuaraan Dunia sudah menerapkan turnamen ini.DOS menampilkan poin-poin pertandingan secara real time. Pengakses situs dapat memilih laga yang diinginkan dari beberapa lapangan yang sedang bertanding, mereka pun dapat melihat posisi pemain yang sedang bertanding. Melalui website www.djarumsuper.com, pencinta bulutangkis yang tidak menyaksikan langsung tetap dapat merasakan ketatnya atmosfer persaingan di lapangan.

Sistem baru tersebut sangat membantu jalannya pertandingan karena lebih efektif dan efisien. Sistem itu telah diujicobakan di empat Djarum Sirnas sebelumnya, yaitu di Balikpapan, Manado, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Tegal, dan Bali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: