Lima Wakil Pelatnas di Perempat Final

Siti Anida
SURABAYA, Kompas.com – Lima wakil pelatnas Cipayung lolos ke perempatfinal tunggal dewasa puteri Djarum Sirnas Regional IV Victor, Rabu (6/10).

 

Arena Djarum Sirnas kali ini hanya diikuti oleh 13 srikandi, lima diantaranya berasal dari Pelatnas Cipayung. Pertandingan yang digelar Rabu (6/10) sore, empat di antaranya beraksi setelah Elisabeth Purwaningtyas mendapatkan bye.

Kemenangan putri Pelatnas kali ini dibuka oleh Siti Anida Lestari Qaryatin, yang akrab disapa Dea. Atlet yang bergabung dengan Pelatnas pada tahun 2009 ini berhadapan dengan Mutiarani. Di game pertama, Dea seperti berada dibawah kendali lawannya, hal ini pun menjadi penyebab ia kehilangan game pertama dengan 13-21. Atlet kelahiran 20 Desember 1991 itu membalikkan keadaan di game kedua, ia melibas lawannya yang berasal dari PB Mutiara Bandung itu dengan 21-7.

Awal game ketiga menjadi milik Dea, dia terus memimpin hingga kedudukan berada di angka 12-9. Setelah itu, ia kian tak terkejar. Memimpin jauh 17-12 sebelum akhirnya ia memastikan tiket ke babak perempat final dengan 21-14. “Kurang pemanasan, jadi tadi agak kaku pas di game pertama,” aku Dea.

Di babak perempat final nanti ia telah dinanti oleh Maria Elfira Christina yang mendapat bye setelah menduduki unggulan pertama. Keduanya pernah bersua di babak pertama Indonesia Challenge pada bulan Juli lalu, kala itu Dea langsung kalah dua game langsung 21-12 dan 21-10 dari atlet yang berasal dari PB Djarum itu.  “Bermain nekat dan lebih berani saja,” lanjutnya.

Sementara itu pelatih atlet tunggal pratama putri, Yeni Rahmawati mengakui bahwa pertandingan besok akan ketat, mengingat Maria Elfira adalah salah satu atlet senior dan pernah mengecap kerasnya latihan di Cipayung. “Berat pasti, tapi tentu peluang masih ada,” ungkapnya.

Yeni pun menambahkan, kendala dari para atlet muda ini adalah mentalitas mereka di lapangan, hal ini menjadi salah satu faktor penting, yang akan berperan terhadap hasil dari pertandingan tersebut.  “Dari segi teknik dan fisik mereka sama dengan yang lainnya, tapi mereka kadang tidak bisa lepas dari tekanan saat bertanding,”

Kemenangan Dea ini dilanjutkan oleh Mazziyah Nadhir yang unggul jauh atas Fellysia Valentine Sanjaya dengan 21-8 dan 21-10, Arienda Tike Arum menang atas Athiatun 21-14 dan 21-11, sementara Renna Suwarno yang berhasil menaklukan Sylvinna Kurniawan dengan 21-12 dan 23-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: