Kido Siap “Berdarah” demi Indonesia

Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan (kiri) dan Markis Kido.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain spesialis ganda, Markis Kido, berjanji akan berusaha bermain sebaik mungkin pada Asian Games kendati menghadapi berbagai kendala dalam persiapannya. Kido bersama pasangannya, Hendra Setiawan, yang saat ini menempati peringkat tiga dunia, menjadi salah satu harapan penyumbang medali bagi kontingen Indonesia pada Asian Games di Guangzhou, China, 13-21 November.

“Kalau dilihat dari hasil-hasil belakangan ini, agak berat bagi kami di Asian Games,” kata Kido di Jakarta, Jumat (22/10/2010).

“Tetapi saya mau bermain maksimal, berusaha bermain sebaik mungkin,” tambahnya.

Dari tujuh turnamen yang mereka ikuti tahun ini, Kido/Hendra hanya sekali meraih gelar juara di Malaysia GP Gold. Pada empat partai lainnya, mereka terhenti di semifinal, termasuk dua kejuaraan terakhir di Macau Terbuka dan Kejuaraan Dunia pada Agustus lalu.

Sejak itu pula, pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut belum berduet lagi setelah batal tampil di Jepang Super Series bulan lalu. Pasalnya, Hendra sakit, dan absen di Indonesia GP Gold Samarinda karena Hendra berhalangan.

Mereka akan kembali bertanding di Denmark Super Series yang akan berlangsung pada 26-31 Oktober.

Kido mengakui, lama tidak tampil bersama Hendra, hal itu sedikit banyak akan berpengaruh pada penampilan mereka.

“Pengaruh pasti ada, tetapi mau bagaimana lagi. Kami di luar (pelatnas) ini sudah punya tanggung jawab sendiri-sendiri,” kata penyumbang medali perunggu Asian Games 2006 itu.

Menurut hasil pengundian pertandingan, Kido/Hendra yang menjadi unggulan kedua berada di paruh bawah dan mendapat bye pada putaran pertama. Pada putaran kedua, mereka bertemu pemenang antara pasangan Malaysia Mak Hee Chun/Tan Wee Kiong dan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dari Jepang.

Lawan berat kemungkinan dihadapi di perempat final tempat unggulan delapan asal Taiwan, Chen Hung Ling/Lin Yu Lang, berada. Adapun pada jalur mereka di semifinal, pasangan juara Olimpiade itu berpeluang berjumpa saingan berat mereka, unggulan ketiga Jung Jae Sung/Lee Yong Dae dari Korea Selatan atau juara dunia Fu Haifeng/Cai Yun dari China.

Fu/Cai adalah pasangan yang dikalahkan Kido/Hendra pada Olimpiade Beijing 2008, tetapi mengalahkan mereka di Kejuaraan Dunia 2010. Adapun Jung/Lee memenangi empat dari enam pertemuan mereka dengan Kido/Hendra.

“Dua-duanya berat. Mereka levelnya sama, kalau bertemu pun mereka selalu kalah-menang (bergantian),” kata Kido mengomentari dua pasangan tersebut.

Sementara itu, dari Malaysia dikabarkan pemain peringkat satu dunia, Lee Chong Wei, tetap akan berkompetisi di Asian Games kendati mengalami cedera pergelangan kaki seusai membela negaranya pada Commonwealth Games di India.

“Saya sudah berbicara dengan Chong Wei dua kali setelah membenarkan cederanya dan yang bisa saya katakan adalah ia sangat ingin bertanding di Asian Games. Ia masih punya tiga minggu dan sudah mulai menjalani perawatan,” kata Direktur Jenderal National Sports Council (NSC) Datuk Zolkples Embong seperti dikutip laman resmi Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (www.bam.org.my).

Chong Wei kemungkinan bertemu pemain Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, jika keduanya mencapai babak semifinal di Guangzhou.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: