Firda Tersingkir, Putri Indonesia Habis

Adriyanti Firdasari terhenti di babak 16 besar Asian Games XVI.


GUANGZHOU, Kompas.com – Gugur lagi satu wakil putri Indonesia di arena bulu tangkis nomor perseorangan Asian Games XVI 2010. Adriyanti Firdasari, yang menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang tampil di babak 16 besar, Rabu (17/11/10), harus gigit jari karena gagal melewati hadangan pemain Malaysia, Wong Mew Choo.

Bagi Wong Mew Choo kemenangan kali ini membalaskan kekalahannya terakhir dari Firdasari saat ajang perebutan Piala Uber di Kuala Lumpur, Malaysia bulan Mei lalu, dimana Wong Mew Choo takluk di tangan Firdasari 9-21, 16-21. Sekaligus Wong Mew Choo menambah rekor kemenangan atas Firdasari 3-1.

Kekalahan ini menguburkan impian Firdasari untuk menyumbangkan medali emas bagi Indonesia. Sebelumnya, Firdasari di babak awal (32 besar) menaklukkan pebulutangkis Thailand, Salakjit Ponsana 21-18, 16-21, 21-15.

Sementara satu lagi tunggal putri Indonesia yang bertarung di ajang Asian Games kali ini, Maria Febe Kusumastuti telah gagal di babak awal kemarin. Langkah Febe terhenti saat menghadapi pebulutangkis Taipei, Pai Hsiao Ma 16-21, 11-21.Dalam duel yang berlangsung di Tianhe Gymnasium, Firdasari menyerah dua game 19-21, 18-21. Dengan demikian, seluruh pemain putri Indonesia sudah tersapu bersih, karena sehari sebelumnya, Maria Febe Kusumastuti juga sudah terjegal, begitu juga dengan dua ganda putri, Meiliana Jauhari/Greysia Polii serta Shendi Puspa Irawati/Nitya Maheswari.

Di sektor putra, Indonesia juga sudah kehilangan satu wakil. Tunggal putra Pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro, tak bisa melanjutkan kiprahnya di Guangzhou, China, karena sudah dijegal pemain Taiwan Chou Tien Chen.

Meskipun demikian, Indonesia masih punya harapan untuk meraih gelar dari sektor putra ini, karena tunggal utama Taufik Hidayat, masih bertahan. Peraih medali emas Asian Games empat tahun lalu ini menang 21-16, 21-12 atas pemain Taiwan lainnya, Hsieh Yu Hsing.

Langkah bagus juga diraih ganda campuran Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir serta ganda putra Muhammad Ahsan/Alvent Yulianto Chandra. Ahmad/Liliyana, yang diharapkan bisa membuat kejutan dengan meraih medali emas, berhasil menaklukkan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Woon Khe Wei dengan 21-10, 21-9, sedangkan Ahsan/Alvent bertarung tiga game untuk menang 21-14, 16-21, 21-9 atas pasangan Taiwan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu.

Masih ada satu ganda putra Indonesia yang baru akan bertanding, yaitu Markis Kido/Hendra Setiawan. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, yang juga diharapkan bisa menyumbang medali serupa di arena ini, akan ditantang pasangan Jepang Endo/Hayakawa.

Untuk cabang bulu tangkis, Indonesia memasang target minimal meraih satu medali emas. Nomor yang diharapkan bisa memenuhi ambisi ini adalah tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran.

Harapan untuk menyabet medali terbaik dari nomor beregu sudah pupus. Baik putra maupun putri, hanya mampu menyumbang medali perunggu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: