Tangis dan Penyesalan Lee Chong Wei

Lee Chong Wei gagal buat sejarah

GUANGZHOU, Kompas.com – Pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei meninggalkan Guangzhou dengan perasaan campur aduk setelah gagal mempersembahkan medali emas di Asian Games XVI.

Chong Wei yang merupakan pebulu tangkis perigkat satu dunia dikalahkan pemain China, Lin Dan dalam pertandingan rubber game 13-21 21-15 10-21, Minggu (21/11).

Usai pertandingan, Lee Chong Wei dikabarkan begitu menyesal hingga  menangis dan tidak menghadiri konferensi pers usai pertandingan. Ia disebut sangat kecewa karena gagal mengulangi prestasi Punch Gunalan yang merebut medali emas di Asian Games VI di Bangkok 1970. Ya, 40 tahun lalu.

Namun sehari setelah kekalahannya, Chong Wei mengaku bisa menerima kekalahnnya. “Saya memang sangat menginginkan gelar tersebut. Namun Lin Dan bermain lebih baik,” kata Chong Wei.

Chong Wei mengaku ia mampu mengimbangi lawannya asal China tersebut, namun kalah dalam hal mental. “Ia lebih baik dalam hal mengatasi tekanan psikologis.  Beberapakali ia merusak konsentrasi saya saat saya melakukan servis. Saya tidak suka, namun saya harap akan segera mampu mengatasinya,” ungkap Chong Wei.

Guangzhou memang menorehkan kesedihan pada Chong Wei. Di perempatfinal nomor beregu, ia kalah dari pemain Thailand Boonsak Ponsana dan Malaysia disingkirkan Thailand. Ini kekalahan pertama Malaysia dari Thailand dalam 30 tahun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: