Tiga Emas Tidak Cukup Buat Jateng

MAKASSAR, Kompas.com – Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Jawa Tengah mengaku kurang puas dengan perolehan tiga emas yang diraih pada Kejuaraan Nasional bulu tangkis 2010 di GOR Sudiang Makassar, 24-28 November 2010.

Pelatih bulu tangkis Jawa Tengah, Fung Permadi yang ditemui seusai laga final taruna perorangan, Minggu, mengatakan, pihaknya sebenarnya ingin mempertahankan prestasi pada kejurnas yang digelar di Surabaya Jawa Timur 2009 lalu. “Kami memang berhasil meraih tiga emas pada kejurnas kali ini. Namun prestasi yang kita raih justru menurun dibandingkan sebelumnya. Makanya kami sedikit kecewa dengan apa yang atlet persembahkan,” katanya.

Meski gagal mempertahankan gelar, pihaknya mengaku tetap bangga dengan perjuangan  yang telah ditunjukkan Shesar Hiren Rhustavito dkk. Namun ia berharap agar seluruh atlet bisa menjadikan kejurnas Makassar sebagai pelajaran untuk lebih meningkatkan prestasi.

Selain itu, pihaknya juga mengaku bahwa lawan yang mereka hadapi memang layak menjadi yang terbaik. Persoalan pengalaman dan ketenangan menjadi kunci mengapa Jateng gagal mempertahankan prestasi tahun lalu.  “Kita mengakui bahwa lawan yang kita hadapi memang lebih baik. Mereka juga terlihat lebih siap untuk menghadapi final kali ini,” jelasnya.

Dari lima nomor yang dipertandingkan di babak final taruna perorangan, tiga diantaranya berhasil dimenangkan antara lain, nomor tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Sedangkan dua nomor lainnya masing-masing tunggal putri dan nomor ganda putri yang diraih DKI Jakarta. Pada babak final nomor tunggal putra, Jateng yang menurunkan Shesar Hiren berhasil mengakhiri perlawanan rekannya sendiri Arief Gifar Rahmadani 21-17 dan 21-18.

Selanjutnya pada nomor ganda putra, Jateng yang menurunkan Dandi Prabudi dan Jones Rafly Jansen sukses mengalahkan Kenas Adi Haryanto dan Sigit Sudrajat (Jateng) 21-15 dan 21-17.

Emas ketiga diraih pasangan Jones Rafly Jansen dan Nurbeta Kwanrico di nomor ganda campuran setelah mengalahkan pasangan Jawa Timur, Nurwahid Ardianto dan Heti Nuhrareni 21-17, 17-21 dan 21-17.

Sedangkan dua emas yang diraih DKI Jakarta melalui Ganis Nur Rahmadani di nomor tuggal putri mengalahkan unggulan pertama asal Jateng, Yeni Asmarina 15-21, 21-6 dan 16 -21.

Emas kedua DKI diraih pasangan Aris Budiarti dan Dian Fitriani pada nomor ganda putri setelah mengakhiri perlawanan Mega Cahya dan Sri Wulan yang juga dari DKI 21-14 dan 21-15.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: