Sony dan Simon Tidak Boleh Pergi

Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro,

JAKARTA, Kompas.com — Dua tunggal putra andalan pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso, batal tampil dalam turnamen super series terakhir tahun ini di Hongkong Terbuka yang berlangsung 6-12 Desember 2010, untuk memperbaiki performa mereka.

“Tidak apa-apa. Latihan dulu saja agar permainan dan daya tahan meningkat,” kata Sony di Jakarta, Rabu (1/12/2010), saat ditanya alasan batal berangkat ke Hongkong, turnamen terakhir dari 12 rangkaian super series itu.

Sony tampil buruk pada nomor perseorangan Asian Games saat disingkirkan pada putaran pertama oleh pemain Taiwan, Chen Chou Tien.

Simon juga membenarkan kabar bahwa ia tidak akan ambil bagian dalam turnamen berhadiah 250.000 dollar AS tersebut. “Saya tidak berangkat,” kata Simon, yang tidak menjelaskan lebih jauh penyebab pembatalan tersebut meskipun namanya sudah terdaftar sebagai peserta dan masuk dalam undian pertandingan yang dilaksanakan 23 November lalu.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang dihubungi terpisah menjelaskan bahwa pemain-pemain yang penampilannya kurang maksimal pada Asian Games yang baru lalu di Guangzhou, China, untuk sementara tidak akan diikutsertakan dalam turnamen.

“Di Guangzhou saya sudah kumpulkan pelatih tunggal putri, tunggal putra, dan ganda putri agar atlet yang penampilannya kurang maksimal di-grounded sementara agar ke depan lebih baik lagi,” jelas Lius kepada Antara.

Berdasarkan undian turnamen Hongkong Super Series, Simon dijadwalkan bertemu pemain Korea, Park Sung-hwan, pada putaran pertama di Queen Elizabeth Stadium.

Park adalah pemain yang mengalahkan Taufik Hidayat pada Asian Games, tetapi kalah di semifinal oleh pemain China, Lin Dan, yang akhirnya menjadi juara.

Sementara Sony dijadwalkan mengawali turnamen tersebut dengan melawan Hsueh Hsuan Yi dari Taiwan.

Selain Sony dan Simon, pemain pelatnas lain yang kemungkinan tidak ambil bagian di Hongkong adalah Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, dan pasangan Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: