Menang, Simon dan Yunus Akan “Berperang”

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Simon Santoso

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Dua tunggal putra Indonesia berhasil melewati rintangan berat pada babak kedua Malaysia Terbuka Super Series 2011, Kamis (20/1/2011). Simon Santoso dan Alamsyah Yunus membuat kejutan karena menyingkirkan pemain unggulan.

Simon, yang belum sepenuhnya pulih dari cedera punggung, menghentikan langkah unggulan keempat dari China, Chen Jin. Bermain selama 1 jam 13 menit, pemain pelatnas Cipayung ini mengalahkan sang juara dunia dengan 21-12, 18-21, 21-10.

Hasil menggembirakan juga diraih Yunus ketika bertemu pemain Thailand, Boonsak Ponsana. Setelah bekerja keras selama 1 jam 12 menit, pemain nonpelatnas ini mengandaskan unggulan keenam tersebut dengan 20-22, 21-10, 21-18.

Sayang, dua pemain ini harus saling “membunuh” di babak perempat final, Jumat (21/1/11). Tetapi, yang pasti, “perang saudara” tersebut membawa satu wakil Indonesia ke semifinal turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini.

Bagi Simon, kemenangannya atas Chen Jin memberikan angin segar kepadanya untuk terus memperbaiki performa. Apalagi, dia memasang target untuk mendongkrak posisinya yang saat ini melorot ke peringkat ke-27 dunia.

“Saya akan berupaya main sebaiknya meskipun dalam kondisi belum sepenuhnya fit,” ungkapnya.

Ini merupakan kemenangan pertama Simon atas Chen Jin dari lima kali pertemuan mereka di pentas senior. Pertemuan terakhir Simon ditundukkan Chen Jin dalam final Piala Thomas 2010, juga di Kuala Lumpur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: