Taufik Lolos, Tommy Dibekap Chong Wei

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Taufik Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com — Taufik Hidayat harus berjuang selama satu jam untuk maju ke babak kedua Malaysia Terbuka Super Series 2011, Rabu (19/1/2011). Melawan musuh bebuyutannya dari Korea Selatan, Park Sung-hwan, unggulan kedua ini menang 17-21, 21-9, 21-16.

Dengan demikian, ini menjadi partai balas dendam bagi Taufik setelah disingkirkan Park pada Asian Games 2010 lalu, yang membuatnya gagal mewujudkan impian meraih emas. Selanjutnya, Taufik akan bertemu dengan pemain Korea, Shon Wan-ho. Sebelumnya Shon menghentikan langkah pemain pelatnas Cipayung, Dionysius Hayom Rumbaka, dengan 21-14, 13-21, 21-17.

Di gim pertama Taufik tak mendapat kesempatan untuk mengembangkan permainan. Sejak poin pertama hingga akhir Park selalu unggul dalam pengumpulan poin. Taufik hanya satu kali bisa mengejar, untuk membuat kedudukan menjadi 3-3.

Di gim kedua Taufik bermain lebih tenang untuk meladeni permainan Park. Setelah tertinggal 1-3, Taufik bisa menyusul dan terus menjauh berkat raihan tujuh poin secara beruntun untuk memimpin 8-1. Setelah itu Taufik terus melejit dan menang 21-9, sekaligus memaksa rubber game.

Tak seperti di dua gim sebelumnya yang tidak terjadi pertarungan ketat, pada gim penentuan duel berlangsung sengit. Meskipun raihan poin tak terpaut jauh, Taufik terus berada di depan sebelum Park menyamakannya pada kedudukan 14-14. Namun, selepas itu Taufik kembali menjauh hingga memimpin 20-14, dan mengakhirinya dengan kemenangan 21-16.

Tommy tak berdaya bendung Chong Wei

Pada pertandingan lain wakil Indonesia, Tommy Sugiarto, tak berdaya menghadapi agresivitas pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei. Meskipun telah mengeluarkan seluruh kemampuannya, Tommy gagal membendung pemain utama Malaysia tersebut, yang meraih kemenangan 21-17 21-18 dalam waktu 43 menit.

Kegagalan Tommy ini membuat Indonesia tinggal berharap kepada Alamsyah Yunus dan Taufik. Dua pemain non-pelatnas tersebut masih memelihara asa untuk meraih gelar di turnamen berhadiah 400.000 dollar AS ini meskipun jalan yang dilewati sangat terjal.

Pada babak kedua Alamsyah, yang hanya bermain dua set karena lawannya asal Inggris, Carl Baxter, mundur pada set ketiga, bertemu pemain Thailand, Boonsak Ponsana. Unggulan keenam tersebut lolos setelah menang 21-17, 23-21 atas pemain India, Anand Pawar.

Dari sektor ganda putri, pasangan Vita Marissa/Nadya Melati gagal melangkah ke babak kedua. Mereka dikalahkan pemain Korea, Eom Hye-won/Kim Ha-na dengan 21-17, 29-30, 20-22, dalam duel berdurasi 1 jam 2 menit. Dengan demikian, perjalanan Vita di turnamen ini selesai karena di sektor ganda campuran pun (berpasangan dengan Nova Widianto), dia sudah kalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: