Fran Masih Dapat Angpao

Penulis: A. Tjahjo Sasongko | Editor: A. Tjahjo Sasongko

Keluarga Fran Kurniawan

JAKARTA, Kompas.com – Pemain pelatnas Cipayung, Fran Kurniawan masih mendapat angpao pada Imlek tahun ini, meski penghasilannya sebagai pemain cukup besar.

Pada perayaan Imlek tahun ini, hampir seluruh keluarga Fran akan berkumpul di Jakarta. Selain merayakan pernikahan salah satu kerabatnya, mereka pun tak ketinggalan untuk merayakan Imlek. “Biasanya jarang bisa rayakan bareng-bareng, tapi kebetulan tahun ini keluarga kumpul semua di Jakarta,” ungkap pasangan bermain Pia Zebadiah ini dalam situs PB Djarum.

Tradisi angpao di kala imlek ini, menjadi salah satu tradisi yang kental. Fran pun mengakui, kendati dirinya sudah berpenghasilan, dan berada di usia yang matang, ia masih tetap berhak atas uang angpao tersebut. “Tradisinya kalo belum nikah tidak boleh memberi angpao, jadi saya masih dapat angpao tahun ini,” ungkapnya sambil tertawa lebar.

Ia pun mengenang beberapa kejadian yang sulit ia lupakan di kala dirinya masih anak-anak di Palembang. Kakak dari pebulutangkis, Fernando Kurniawan ini mengungkapkan bahwa berkeliling dari rumah saudara ke saudara yang lainnya untuk meminta angpao, menjadi salah satu hal paling menyenangkan di saat imlek tiba. “Jadi kalo dulu berkeliling mencari angpao, sekarang tinggal pungut saja, haha..” candanya sambil tertawa.

Ia pun melanjutkan “Tetapi yang paling seru kalau keluarga mama yang 16 bersaudara sudah kumpul. Wah, itu rame banget,” ungkapnya antusias.

Perempat finalis Djarum Indonesia Open Super Series 2010 tersebut, mengungkapkan rasa suka citanya menyambut imlek tahun ini. Ia sendiri merayakan imlek lebih awal, keluarga besarnya berkumpul merayakan imlek pada Minggu (30/1) malam lalu.

Masakan sang bunda menjadi makanan yang ia nantikan di acara-acara keluarga, termasuk imlek. “Masakan mama, shabu-shabu sama celimpungan (makanan khas Palembang –red) itu suda paling mantap kalau lagi ada acara keluarga gini,” paparnya.

Fran dan Fernando memang sangat dekat dengan ibunda mereka, wawa. Ibu tersebut-lah yang memutuskan mmebawa kedua puteranya dari Palembang ke Jakarta untuk berlatih bulu tangkis. “Saya membawa dari Palembang, membesarkan mereka sambil mengembangkan usaha membuka rumah makan,” kata Wawa kerpada Kompas.com beberapa saat lalu.

Dengan penghasilan mereka sebagai pemain bulu tangkis, Fran dan Fernando tentu saja sudah mendukung ekonomi keluarga. “Mereka sudah merasakan susahnya mengelola keuangan sejak kecil, jadi sekarang harus memanfaatkan buat masa depan.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: