Jarak 70 Kilometer Tidak Ada Artinya

A. Tjahjo Sasongko
MILO School Competition

PONTIANAK, KOMPAS.com — Semaraknya turnamen MILO School Competition di GOR Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat, yang berlangsung hingga Sabtu (16/4/2011) mendatang, tidak lepas dari semangat juang anak-anak, dukungan moril dari sekolah maupun orangtua, serta dorongan para pembina klub.

Mereka tidak memedulikan berapa lama harus menempuh perjalanan dari daerahnya sampai GOR Pangsuma. Seperti halnya yang dialami Joni Febrianto (11), siswa kelas 5 SDN 11 Mempawah. Setiap hari, dirinya bolak-bolak-balik antara Mempawah dan Kota Pontianak dengan jarak tempuh 70 km.

Demi bertanding di MILO School Competition, Joni harus bangun sekitar pukul 06.00 WIB, kemudian pukul 06.30 WIB diantar orangtua menuju GOR Pangsuma. “Kalau capek, iya, tapi tidak terasa karena bisa bertemu teman-teman di GOR dan bertanding dengan mereka. Targetku bisa lolos sampai babak final supaya orangtua, guru, dan pembina klub bangga,” ungkap Joni di sela-sela babak penyisihan hari ketiga, Rabu (13/4/2011).

Kehadiran Joni bersama 30 anak didik dari Kabupaten Mempawah ini tidak lepas dari peran Fadillah, Pembina Klub PB Garuda Mempawah. Pasalnya, mereka diakomodir Fadillah untuk beramai-ramai memanfaatkan MILO School Competition sebagai ajang meningkatkan prestasi. Sejak dirinya menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Mempawah, otomatis anak didik yang kebetulan ada di PB Garuda harus didorong ikut bertanding.

“Ini tidak mudah karena anak-anak, baik yang ada di SD maupun SMP, harus minta izin dari guru. Untungnya, guru mengizinkan dan membantu pendanaan,” cerita Fadillah. Lalu untuk transportasi, mengingat jarak Mempawah ke Kota Pontianak yang cukup jauh, tidak mungkin menggunakan transportasi umum. Untungnya, orangtua anak didik membantu mengantarkan anak-anaknya setiap hari pergi-pulang Mempawah-Pontianak.

Perjuangan tidak sia-sia, memasuki babak penyisihan hari ketiga, Fadillah bersyukur anak didiknya ada yang lolos hingga babak delapan besar bahkan ke empat besar. Ia menyebut untuk SMPN 2 dan SMPN 5 Mempawah masih empat besar. Sedangkan  untuk kategori perorangan tunggal putra SD, Joni Febrianto, diprediksi bisa lolos hingga babak final.

“Saat ini, tunggal putra dari SD 11 dan tunggal putri dari SD 10 Mempawah masuk delapan besar. Kami optimis, anak-anak yang sudah melalui perjuangan berat dan usaha keras bisa mencapai impiannya menjadi juara di MILO School Competition,” tegas Fadillah.

source : http://olahraga.kompas.com/read/2011/04/13/20352062/Jarak.70.Kilometer.Tidak.Ada.Artinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: