Inilah Momen Pembalasan Tontowi/Liliyana

Aloysius Gonsaga Angi Ebo
KOMPAS/AGUS SUSANTO Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir.

 

JAKARTA, Kompas.com – Tahun 2011 ini, ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menuai prestasi yang cukup membanggakan. Ketika para pemain lain sedang terpuruk dan Indonesia paceklik gelar, mereka justru bisa memberikan dua gelar yang tentu saja melepas dahaga trofi para pecinta bulu tangkis di Tanah Air.

Tontowi/Liliyana, yang tahun lalu “dikawinkan”, berhasil menyabet gelar di India Terbuka Superseries serta Malaysia Terbuka Grand Prix Gold. Pasangan baru tersebut meraihnya dalam dua pekan berturut-turut (1 Mei dan 8 Mei).

Melihat apa yang diraih, tak berlebihan jika harapan kembali dibebankan kepada mereka di ajang Singapura Terbuka Superseries, yang saat ini sedang berlangsung. Apalagi, hanya Tontowi/Liliyana bersama ganda putra Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, yang berhasil lolos ke semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar AS tersebut.

Namun harus diakui, Tontowi/Liliyana akan menghadapi rintangan berat di babak empat besar, Sabtu (18/6/11), karena unggulan keempat ini bertemu unggulan utama asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Apalagi, rekor pertemuan mutlak milik Zhang/Zhao, yang unggul 2-0.

Meskipun demikian, Tontowi/Liliyana tetap punya peluang untuk menang. Semangat tinggi dan pantang menyerah bisa menjadi senjata pasangan Pelatnas Cipayung tersebut untuk menghancurkan tembok raksasa China itu.

Menilik dua kekalahan yang terjadi di Hongkong Terbuka Superseries 2010 dan Korea Terbuka Superseries Premier 2011, Tontowi/Liliyana sudah punya celah untuk menaklukkan Zhang/Zhao. Pasalnya, dua kekalahan tersebut diderita setelah bermain tiga game. Bahkan pada pertemuan terakhir di Korea, Tontowi/Liliyana menyerah dengan skor ketat 18-21, 21-19, 20-22.

Nah, mungkinkah pertemuan ketiga ini menjadi ajang pembalasan Tontowi/Liliyana? Semoga demikian, sehingga mereka bisa maju ke final dan semakin dekat dengan hat-trick alias raihan gelar ketiga di musim 2011.

Jika Tontowi/Liliyana tak pernah menang lawan wakil China tersebut, lain halnya dengan Alvent/Hendra AG, yang akan bertemu unggulan ketujuh Chai Biao/Guo Zhendong. Ini akan menjadi pertemuan kedua mereka, setelah di Thailand Terbuka Grand Prix Gold 2011 pada 10 Juni lalu. Waktu itu, mantan pasangan Pelatnas tersebut menang dua game 21-17, 21-18.

Dengan modal yang bagus itu, Alvent/Hendra AG diharapkan terus mempertahankan performanya sehingga mampu menang dan meraih tiket ke final. Semoga!

Sumber : Kompas

Jadwal Semifinal :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: